Berburu Pakaian Musim Dingin (Winter Clothes)

Memasuki bulan Nov-Dec-Jan-Feb di banyak negara 4 musim identik dengan musim dingin, angin kencang yang membuat menggigil, suhu udara yang bisa mencapai minus derajat plus salju yang turun di beberapa tempat tertentu.

Bila hendak bepergian ke negara 4 musim, memasuki musim dingin alias winter tentunya memerlukan pakaian yang proper,  bukan sekedar jaket atau sweater biasa, serta pelapis bagian dalam atau penutup bagian-bagian lainnya. Hal ini perlu supaya tubuh kita sebagai warga tropis, tidak kaget saat mengahadapi perbedaan suhu yang drastis.

Dalam persiapan travel ke Cina, Saya dan istri mendatangi beberapa tempat untuk sekedar melihat-lihat, membandingkan dan akhirnya membeli perlengkapan musim dingin. Menurut kabar musim dingin di cina (Beijing) lebih terasa dingin dibanding negara lainnya. Saat saya datang sih suhu mencapai -5 0C, langsung saya kedinginan.

Anyway, beberapa tempat/toko yang kami datangi adalah sbb:

UNIQLO dan H&M
Terletak di mal-mal besar Jakarta, silakan kunjungi dua tempat ini untuk melihat koleksi jaket winter, syal maupun sepatu. Uniqlo punya Heattech yang berfungsi sebagai kaos dalam seperti longjohn untuk menjaga tubuh tetap hangat. Heattech ini juga punya levelan untuk berbagai kondisi dingin. Koleksi Jaket Uniqlo modelnya biasa saja menurut saya, tapi secara fungsi mungkin cukup oke menahan dingin.

Saya dan istri sempat naksir juga dengan jaket di H & M, harganya sekitar 600 rb dan modelnya cukup ok, tapi kami putuskan melihat-lihat tempat lain dulu. Istri saya membeli boots casual berlapis bulu angsa di dalamnya yang kebetulan sedang diskon di sini. Soal harga jaket, di kedua tempat ini ya pastinya agak tinggi dengan range sekitar 600  – sejuta lebih.

Pasar Pagi Mangga Dua

Toko Djohan
Toko ini ada di urutan pertama mesin pencari google kalau keyword kita soal perlengkapan musim dingin di Jakarta. Cukup banyak juga yang merekomendasikannya. Toko ini terletak di lantai 2 pasar pagi mangga dua. Saya ke manga dua naik kereta Commuter Line dari pasar minggu, turun di stasiun kota dan nyambung mikrolet sekitar 10 menit. Lebih hemat, efisien dan ga capek.
Jaket winter di toko ini lumayan banyak pilihan dan modelnya banyak yang ok, ada beberapa yang bermerk sepert Zara dll, ga tau sih asli apa palsu. Bajunya sudah pasti baru disini, kisaran harganya antara 600 – sejutaan lebih. Kami beli sarung tangan dan longjohn di sini. O iya, buat yang belum tau, longjohn itu sepaket ya, isinya baju kaos panjang dan celananya.




Toko Farina
Denger-denger ini adalah sister shopnya Johan, letaknya di lantai yang sama. Pilihannya juga beragam, tapi beberapa model jaket berbeda dengan toko Johan, saya sempat naksir juga satu jaket model army look, tapi sayangnya ga ada ukuran buat saya :D.
Kisaran harganyan sama sepert toko Johan 700 – sejutaan.

Toko Monica Jaya
Letaknya ga jauh dari toko Farina, istri saya beli thermal legging lapis kulit onta (bener gat uh) seharga 150 ribu setelah ditawar, dan selama di pakai di suhu -5 0C istri saya ok aja tuh. Dan saya beli sarung tangan kulit 120 rb. Di sini juga jual perlengkapan lainnya seperti topi rusia, glove, longjohn, model jaketnya juga variatif.

Rumah Mode Bandung
Saat kebetulan ke Bandung, kami mampir di sini, ternyata cukup banyak jaket musim dingin yang bisa dilihat dengan kisaran harga 500 – sejutaan, karena ini factory outlet, pastikan memilih barangnya teliti ya apakah ada sobek, bercak dll, dan banyak juga yang branded. Kalau kebetulan di Bandung, cek aja siapa tau cocok.

Mal Ambassador
Ada satu toko di lantai bawah, dekat pintu masuk utama mal, tapi model-modelnya kurang cihuy menurut saya, dan harganya sekitar 900-sejutaan.

Metro Building – Pasar Baru
Saya tau tempat ini dari istri yang dapat infonya juga hasil searching blog orang. Kalau kamu masuk dari pintu depan, yang dari arah gambir, gedung Metro ini terletak di area ujung lorong pasar baru sebelah kanan, lantai 2. Banyak toko-toko kamera juga di sini.

Ada beberapa toko yang menjual banyak macam jaket musim dingin. Barang yang dijual di sini adalah sisa export, bekas, tapi banyak sekali yang kondisinya sangat ok. Yang di jual pun beragam, dari Jas, tuxedo, jaket motor, sweater, celana dan pastinya jaket winter.

Saya dan istri akhirnya membeli jaket di sini. Istri saya dapat jaket yang cukup ok berlapis bulu angsa dengan harga 200rb. Sama dengan saya, jaket Airwalk yang cukup ok dengan harga 200rb juga. Sangat menghemat budget kan, apalagi ga sebulan sekali juga itu jaket tebel kita pakai. Buat yang budgetnya terbatas, saya sarankan coba cek tempat ini saja, memilih jaket winternya mesti pelan-pelan dan sabar ya sampai nemu yang model ok, warna ok dan harga ok J

Saran dari saya, benar-benar memilih jaket winter yang memang sangat ok menahan dingin, karena dingin di sana memang benar-benar dingin, ga kayak di puncak yaa. kalau ga yakin jangan di beli, tanya penjaga tokonya bila perlu. Siapkan earmuff untuk menjaga telinga ga kedinginan, kalau saya cukup pakai kupluk yang ditarik sampai telinga.

Sarung tangan mungkin kedengarannya ga terlalu perlu, tapi percaya deh, kalo ga biasa dengan dinginnya cuaca, tangan kita akan terasa kaku dan ujung-ujungnya masukin ke kantong terus, standby aja. Scarf atau syal juga jangan lupa, lebih bagus yang bahan wol kayaknya, nahan dingin dengan sangat cukup dan bisa nutupin sampai hidung (hidung saya kaku terus saat kena dingin di Beijing).

Oke selamat berburu pakaian musim dingin, and enjoy your winter holiday!

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »